Sabtu, 23 Februari 2013

Penemu Mesin 2 Tak


Nama lengkapnya       :  Jean Joseph Etienne Lenoir
Lahir                           :  12-januari-1822 di Mussy-la-Ville, Belgia.

Meninggal 4-Agustus-1900, di La Vartenne-Saint-Hilaire, Perancis. Pada awal tahun 1850 di berimigrasi ke Perancis, dan tinggal di Paris, diamana dia mulai tertarik dengan hal hal electric, terutama tentang electroplating. Hal tersebut menuntunnya untuk malakukan penemuan dalam bidang electric, sejalan dengan itu dia berusaha mengembangkabn penemuan electric Telegraph.

Tahun 1859, ia ber-experimen dengan diode electric ( diode pemancar cahaya ) untuk mengembangkan mesin pembakaran dalam ( internal Combustion Engine ), sebuah mesin single Cylinder dengan dua langkah putar ( two stroke ). Dengan pembakaran campuran atanra gas batubara dan udara, untuk membaka gas yang ada didalam cylinder, dilakukan dengan sistim lompatan bunga api ( Jumping Spark ). Sistim pengapian tersebut adalah sistim kumparan Ruhmkoff ( Ruhmkoff Coil ), yang telah dipatenkan di tahun 1860. Sistim pembakaran gas tersebut sangat beda dengan mesin 2 tak modern, dimana pada saat itu, pembakaran tidak menuntut untuk dilakukan kompresi sebelum terjadinya pengapian. Sistim ini ditemukan oleh Lebon D’Humberstein pada tahun 1801. Sistim Lebon ini sangat halus, artinya tak tedengar bunyi yang menggangu telinga, tapi tidak efisien.

Ditahun 1862, Lenoir merancang sebuah mesin satu Cylinder dengan berbahan bakar gas hidrogen. Dia melakukan tes berkendara ( test Drive ) dari Paris ke Joinville-le-Pont, dengan kecepatan puncak + 9 km.

Tahun 1863, untuk ke dua kalinya Lenoir mendemontrasikan mesin temuannya. Mesin dengan kekuatan 2543 CC – 1,5 HP, dengan bahan bakar cairan hidrocarbon ( Liquid hydrocarbon dengan sistim karborator masa itu. Berhasil menempuh jarak 11 km dari Paris ke Joinville-le-Pont, dan kembali lagi dengan ukuran waktu 90 menit. Sukse demontrasi mesin ini menarik perhatian kaisar Rusia, tsar Alexander II.



Mesin temuan Lenoir bisa diaplikasikan dalam bidang-bidang lain, antara lain, alat pres dalam industrin percetakan, pompa air, dan mesin perkakas ( machines tools ) Tidak kurang dari 500 mesin Lenoir dibuat dan digunakan pada aplikasi perindustrian.

Temuan mesin 2 tak Lenoir inilah yang menginspirasi Otto untuk membuat mesin 4 tak.
Sejarah mesin pembakaran dalam ( internal combustion engine ).
  • 1680. Fisikawan Belanda, Dhristian Huygens mendesain mesin pembakaran dalam yang menggunakan bahan bakar bubuk mesiu, Tapi tidak pernah dibuat secara fisik, hanya desain saja
  • 1807. Francois Isaac de Rivaz dari Switzerland menemukan mesin pembakaran dalam yan menggunakan bahan bakar campuran hidrogen da oksigen. Rivaz membuat mobil dengan mesin temuannya itu, tapi tidak berhasil.
  • 1824. Insinyur Inggris, Samuel Brown, mengadaptasi mesin uap Newcomen, dengan melakukan pembakaran gas sebagai tenaga, bukan uap. Sebagai alat angkut barang ke bukit Shooter ( Shooter’s hill ) di London.
  • 1858. Belgia melahirkan seoarang alhi tehnik Jean Joseph Etienne Lenoir. Sebagai penemu juga mematenkan temuannya di tahun 1860, yaitu; mesin 2 tak dengan bahan bakar gas batubara dengan sistim pembakaran lompatan bunga api electrik. A863 Lenoir mengembangkan temua mesinnya dengan menggunakan bahan bakar minyak tanah ( petroleum ) dengan sistim karborator masa itu, untuk untuk kereta angkur beroda 3. Yangmampu menempuh perjalanan 50 mil ( + 75 km ).
  • 1862 Alphonse Beau de Rochas, insinyur sipil perancis mematenkan temuannya tentang mesin 4 tak tapi tidak pernah membuatnya dalam bentuk jadi.
  • 1864. Insinyur Austria, Siegfried Marcus, membuat mesin satu cylinder dengan menggunakan karborator kasar, dan menggunakan mesin itu dipasang pada geroak pedati. Beberapa tahun kemudian ia merancang sebuah alat angkut yang berkecepatan 10 mph ( mill per Hour/mill perjam ).
  • 1873. George Braxton, insinyur Amerika menembangkan mesin 2 langkah dengan bahan bakar kerosin, dia menggunakan dua buah pompa cylinder luar. Tapi pengembangan itu gagal.
  • 1876. Nikolaus August Otto, penemu dan mematenkan mesin 4 tak. Didasarkan atas temuan mesin 2 tak Lenoir.
  • 1885. Gottlieb Daimler, menemukan sistim mesin dan membuat prototipe mesin gas modern ( modern gas engine ), dengan bentuk cylinder vertikal, dengan menginjeksikan gasolin melalui karborator ( dipatenkan tahun 1887 ). Untuk pertama kalinya Dailer membuat kendaraan two-wheel vehicle bernama “Reitwagen” ( kendaraan kereta / riding Carriage ). Dari two-wheel vehichel berkembang ke four-wheel motor vehichle kemudian hari, mobil dengan 4 roda penggerak..
  • 1886. 29 Januari, Karl Benz menerima hak patennya atas mobil dengan bahan bakar gas ( a gas-fueled Car ).
  • 1889. Daimler mengembangkan mesin 4 tak dengan bentuk valve jamur dan 2 V-slant Cylinder ( cylinder bentuk V dalam posisi miring ).
  • 1890. Wilhem Maybach membangun pertama kali mesin 4 tak-4 Cylinder.
Dan mesin-mesin tersebut berkembang begitu banyak dalam varian mobil sampai saat ini. Itulah sejarah penemu mesin 2 tak Jean Joseph Etienne Lenoir.

Sumber : Rendaka's Blog

0 komentar:

Poskan Komentar

Berikan komentar positif Anda tentang artikel ini